19 Feb

Sampah Bernilai Tambah

Tangerang

Teman-teman di Sentral Layanan Pelanggan Korporat (SLPK) di KP Tangerang 15000 memilih untuk melakukan tantangan “Memilih dan Mendulang Arti” dengan cara yang berbeda. Mereka mengumpulkan bagian tepi dari resi yaitu kertas berperforasi yang terdapat punch hole/ lubang-lubang pengait pada printer. Ternyata sampah kertas ini sangat mengganggu ruang kerja dan bertebaran hingga sering kali membuat petugas tersandung sampah kertas ini.

Awalnya, teman-teman SLPK KP Tangerang 15000 sering diolok-olok seperti pemulung karena mengumpulkan sampah kertas. Bahkan kantong berisi kertas yang sudah dipilah sempat hilang dari tempat penyimpanan sementara. Namun perjuangan mereka tidak sia-sia. Hasil penjualan kertas punch hole tersebut bisa disisihkan untuk membeli minuman bagi teman-teman di SLPK hingga membeli baju batik yang seragam untuk dipakai di hari Jumat.

Kegiatan ini ternyata menyadarkan teman-teman SLPK KP Tangerang, bahwa suatu hal yang sebelumnya dianggap sampah dan hanya berakhir di tempat pembuangan sampah ternyata memiliki nilai tambah.

18 Feb

Tantangan Untuk Menjadi Lebih Baik

IMG_0305

Melihat ke 4 tantangan Pos Indonesia Bergerak, KP Kendari 93000 merasa yakin untuk menyelesaikan seluruhnya. Keyakinan tersebut muncul dari gagasan 5-BER yang menjadi landasan bekerja, yaitu BERgerak, BERsemangat, BERsama-sama, BERtaqwa dann BERgembira. Tak heran jika seluruh teman-teman di KP Kendari 93000 sangat antusias untuk melaksanakan tantangan.

Di tantangan “Silaturahmi dan Membuka Hati”, teman-teman KP Kendari 93000 bertemu dengan Bapak Laode Udo dan Ibu Waode Nana, pasangan suami istri yang setiap pagi bertugas sebagai penyapu jalan sepanjang 1 KM. Sudah lebih dari 15 tahun Bapak Laode Udo menjalani pekerjaan sebagai petugas kebersihan dan beliau memilih menjadi penyapu jalan karena kondisinya yang terkena stroke ringan. Demi membantu sang suami bekerja, Ibu Waode Nana ikut menyapu jalan dari pukul 04.00 hingga 09.00. Disamping pekerjaannya menjadi penyapu jalan, suami istri ini juga mengumpulkan sampah daur ulang untuk dijual ke penjual sampah daur ulang untuk menambah pendapatannya, demi menyekolahkan putri semata wayang mereka hingga jenjang perguruan tinggi.

Dengan semangat 5-BER, KP Kendari 93000 siap bergerak untuk menjadi Kantor Pos yang lebih peduli dan lebih baik lagi.

18 Feb

Budaya Bersih Milik Bersama

4.Bersama2 pegawai Pos menjaga kebersihan

Apresiasi yang diberikan Direktur Utama PT. Pos Indonesia atas kebersihan KP Tabanan 82100 ternyata membuat seluruh karyawannya bersemangat untuk menjaga kebersihan. Setiap hari mereka menyempatkan diri untuk membersihkan tempat kerja masing-masing, 5 menit sebelum mulai bekerja dan sebelum pulang kerja. Di sela-sela aktivitas kebersihan, ternyata mereka sering melihat 2 orang petugas kebersihan yang selalu beristirahat di kantor pos. Inilah yang menjadi alasan mereka melakukan tantangan “Silaturahmi Membuka Hati”.

Sebelum memulai sesi silaturahmi, teman-teman KP Tabanan 82100 bersama dengan kedua petugas kebersihan membersihkan lingkungan di sekitar Kantor Pos. Sampah-sampah yang ada kemudian dipisahkan sesuai dengan jenisnya, yaitu sampah organik dan non organik. Setelah kantor menjadi bersih, baru dilakukan sesi silaturahmi untuk mengetahui suka duka para petugas kebersihan selama bekerja membersihkan kota Tabanan.

Dengan menerapkan budaya bersih, teman-teman KP Tabanan 82100 berharap bisa membuat semua orang yang menggunakan kantor pos, baik karyawan hingga pelanggan, bisa menjadi semakin nyaman dan meningkatkan kepeduliannya akan lingkungan bersih.

18 Feb

Kebersamaan Untuk Sebuah Tujuan

Semarang

Walaupun memiliki kegiatan rutin membersihkan kantor, teman-teman Kantor Regional 6 Semarang tetap semangat menjalani tantangan Pos Indonesai Bergerak. 4 tantangan mereka lakukan bersama-sama untuk menunjukkan rasa kebersamaan dalam menciptakan budaya bersih di lingkungan kerja.

Saat melaksanakan tantangan “Berbagi Senyum dan Cerita Pagi”, teman-teman Kantor Regional 6 sempat dikira ‘orangnya pak Wali’ serta ‘wartawan’ karena mengambil foto para petugas kebersihan yang sedang bekerja. Tidak hanya itu, teman-teman Kantor Regional 6 juga ada yang tertarik dengan bisnis daur ulang sebagai persiapan pensiun setelah menyelesaikan tantangan “Memilah dan Mendulang Arti” karena nilai ekonominya yang cukup tinggi.

Lewat Pos Indonesia Bergerak, teman-teman Kantor Regional 6 berharap bisa terus menjaga kebersamaan ini dan akan lebih banyak tujuan baik yang bisa tercapai.

17 Feb

Pahlawan Lingkungan untuk Indonesia

teman

Pekerjaan petugas kebersihan sering dianggap sebagai pekerjaan yang memalukan oleh beberapa orang. Padahal menjadi tukang sampah adalah pekerjaan mulia karena sangat memberikan manfaat untuk khalayak banyak. Bila tidak ada tukang sampah maka lingkungan akan menjadi kotor karena sampah yang berserakan. Kerja keras merekalah yang menyukseskan sebuah kota mendapatkan piala Adipura. Tapi bagaimana dengan kesejahteraan mereka?

Jumlah petugas lapangan yang sudah terdaftar di PD Kebersihan Kota Bandung sudah mencapai sekitar 1200 orang dengan mayoritas petugas penyapu jalan. Gaji yang mereka dapatkan sebesar kurang lebih Rp 1.3 juta, lebih kecil dari upah minimum kabupaten (UMK) Bandung. Di Manado, mulai tahun 2013, upah petugas kebersihan yang tadinya Rp. 1.700.000/bulan dipastikan akan naik menjadi Rp. 2.000.000/bulan disesuaikan dengan upah minimum provinsi (UMP). Di Kota Bekasi, walikota menginstruksikan Dinas Kebersihan setempat mengikutsertakan petugas kebersihan mereka dalam program asuransi kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas). Selain memberikan Jamkesnas Pemkot Bekasi juga akan menaikkan gaji dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,5 juta per bulannya.

Sudah sepantasnya atas dedikasi mereka kita berterimakasih dan memberikan penghargaan kepada mereka. Keberadaan mereka kadang terlupakan oleh kita. Oleh karena itu, mari bergerak untuk menjaga lingkungan bersama di tanggal 21 Februari 2016, bersamaan dengan Hari Peduli Sampah Nasional.

17 Feb

Izakod Bekai, Izakod Kai

Biak

Berada di Timur Indonesa tidak membuat semangat KP Biak 98100 turun untuk beraksi bersama. Tantangan Pos Indonesia Bergerak mereka lakukan bersamaan dengan kegiatan JUMPA BERLIN (Jumat Pagi Bersih Lingkungan) yang menjadi program Pemda Kab. Biak Nufor. Kegiatan inilah yang mengantarkan kota Biak mendapatkan Piala Adipura sebagai Kota Kecil Terbersih pada tahun 2015 dari Presiden RI.

Kegiatan “Aksi Bersih Tanda Peduli” dilakukan teman-teman KP Biak 98100 bersama dengan Kop Nus, Mitra serta Dinas Kebersihan Kota Biak. Tak disangka, saat membersihkan kantor mereka menemukan foto-foto lama. Ada foto Gedung Kp Biak 98100 pada jaman Belanda, sepeda untuk mengantarkan paket, mobil-mobil, foto kesibukan saat bongkar muat dipelabuhan hingga foto kesibukan di kantor.

Izakod Bekai, Izakod Kai memiliki arti Satu Hati, Satu Tujuan. Semangat ini yang menggerakkan teman-teman KP Biak 98100 untuk terus menjaga lingkungan dan menjalin silaturahmi dengan petugas kebersihan. Semoga semangat ini bisa terus dibawa oleh KP Biak 98100.