28 Feb

Awas, Buang Sampah Sembarangan Bisa di Tangkap Satpol PP!

Tidak bisa dipungkiri lagi, kini sampah sudah merasuk dalam kehidupan manusia sehari-hari. Rasa-rasanya hampir mustahil kita tidak mengeluarkan sampah dalam satu hari. Apapun itu pasti ada yang kita buang, entah itu botol air mineral, kulit pisang, kertas atau yang lainnya.

PT. Pos Indonesia sebagai BUMN pertama yang memiliki gerakan untuk lebih peduli dengan lingkungan baru saja menggagas Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali ide bagaimana mengurangi sampah. Bertajuk “Sampah, Musuh yang Dilupakan”, FGD ini dihadiri oleh media, praktisi lingkungan hidup, dan komunitas.

Read More

27 Feb

Media Sebagai Senjata Ajak Warga Membuang Sampah

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, begitu kata pepatah yang biasa didengar di telinga kita. Terkait dengan keseharian masyarakat, sampah mungkin menjadi masalah pelik yang terjadi sebagai dampak dari “pepatah” tersebut. Akibat kelalaian manusia yang sederhana namun dilakukan berulang-ulang, bukan tidak mungkin jika sampah berpotensi menjadi musuh lingkungan.

Sadar dengan keadaan lingkungan yang semakin tercemar akibat sampah, membuat Pos Indonesia menggagas sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang membahas problematika sampah dan ide-ide baru seputar penanggulangan sampah. Sebagai informasi, FGD yang diadakan di Graha Pos Indonesia pada Senin 27 Februari ini masih termasuk dalam rangkaian Pos Indonesia Bergerak 2017. Acara ini turut mengundang petinggi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, PD Kebersihan, beberapa pakar di bidang media, serta para aktivis kebersihan dan insan-insan kreatif Bandung.

Read More

27 Feb

Merayakan Kepedulian Lingkungan di Kota Kembang

Kemeriahan acara puncak Pos Indonesia Bergerak 2017 tidak hanya terjadi di 11 regional Pos Indonesia, tapi juga di kota Bandung yang menjadi pusat pergerakan PT Pos Indonesia (Persero). Di tanggal 26 Februari 2017, insan pos yang berasal dari Kantor Pusat dan Direktorat berkolaborasi untuk merayakan Hari Peduli Sampah Nasional.

Di hari Minggu pagi, insan pos dengan penuh semangat berkumpul di Kantor Pusat Pos Indonesia yang bertempat di Jl. Cilaki. Mereka tidak hanya berseragam kaos oranye, namun juga memakai slayer berwarna-warni yang menandakan regu mereka. Insan pos terbagi dalam 3 regu, yaitu Ingarso, Ingmadyo dan Tut Wuri, dengan rute jalan yang berbeda untuk mencapai garis finish yaitu Gedung Graha Pos Indonesia di Jl. Banda. Setiap regu kemudian dipecah lagi menjadi 3 tim yang berbeda, yaitu tim sapu, tim pungut dan tim angkut.

Read More

27 Feb

Bersama, Aktif Menjaga Lingkungan

Indonesia Bebas Sampah 2020 adalah sebuah komitmen dan bentuk tanggung jawab kita untuk generasi mendatang. Kewajiban kita juga adalah mengajarkan rasa peduli pada sekitar sejak dini. Akan luar biasa jika semua pihak bersedia peduli, berkontribusi, ikut berkreasi dan berinovasi seperti aksi Pos Indonesia Bergerak 2017 pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.

Seluruh kantor pos yang tergabung dalam Regional 1 aktif berperan dalam menyemarakkan hari tersebut. KP Banda Aceh, KP Medan, KP Rantauprapat, KP Sigli, dan KP Tapaktuan menunjukkan kepduliannya serta turut ambil peran dalam menjaga lingkungan sekitar.

Menjaga kebersihan sesungguhnya bukan hal yang sulit apalagi jika dikerjakan bersama-sama. Karena lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua.

27 Feb

Menjaga Kebersihan Wilayah Pesisir

Wilayah pesisir biasanya tak ramai penduduk, masyarakat yang tak bertanggung jawab memanfaatkan keadaan ini untuk membuang sampah sembarangan. “Ah, tidak ada orang ini” pikirnya. Untungnya hal tersebut tak banyak terjadi.
Namun tetap saja, meskipun di tepi pantai kebersihan juga tetap harus dijaga. Akan jadi masalah besar jika sampah nantinya malah ikut terseret ombak.

Indonesia terbentuk dari beberapa pulau, artinya akan banyak sekali kota ataupun desa yang posisinya berada di wilayah pesisir. Regional 2 yang terdiri dari daerah yang banyak berada di pesisir Pulau Sumatera menunjukkan aksi kepeduliannya. KP Painan bergerak dengan membersihkan wilayah pesisir pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang lalu. KP Batam juga tidak ketinggalan membersihkan daerahnya agar bersih dari sampah.

27 Feb

Turut Serta Memungut Sampah

Minggu, 26 Februari 2017 merupakan kegiatan puncak Hari Peduli Sampah Nasional 2017, dimana dilangsungkan kerja bakti pungut sampah di berbagai wilayah di Indonesia. Acara puncak inipun dimanfaatkan Pos Indonesia untuk menyuarakan gerakan mereka yang bertajuk Pos Indonesia Bergerak 2017.

Tidak terkecuali kantor pos yang berada di Regional 3, antara lain KP Curup, KP Metro, KP Pangkalpinang, dan KP Tanjung Pandan. Mereka turut serta dalam kerja bakti pungut sampah. Mulai dari jalan besar, taman hingga pantai tidak terlewatkan untuk dibersihkan dari sampah-sampah.

Kebersihan adalah upaya bersama yang patut digalakkan. Semoga kesadaran akan lingkungan yang bersih dan bebas sampah semakin meningkat lewat Pos Indonesia Bergerak 2017

27 Feb

Wujudkan Car Free Day Bebas Sampah

Car Free Day mungkin menjadi hari bebas kendaraan, namun biasanya justru tidak bebas sampah. Mungkin saking banyaknya pedagang dan pejalan kaki yang jajan, menyebabkan banyak sampah berserakan. Menyadari hal itu Regional 4 memanfaatkan momentum Hari Peduli Sampah Nasional untuk membereskan sampah-sampah yang bertebaran di kala Car Free Day.

Tak disangka, aksi ini juga didukung dengan warga sekitar. Posadmail dan kantor pos di Jakarta diberi semangat oleh masyarakat saat membersihkan area Monumen Nasional.  Insan pos dari KP Cikarang dan KP Depok juga bersemangat membersihkan sampah yang berserakan di jalan dan memenuhi got meski mereka berkerja ditemani hujan.

Semoga tidak hanya ketika Hari Peduli Sampah Nasional aksi bersih-bersih dijalankan. Mari kurangi sampah, buat kota tercinta lebih bersih agar terhindar dari banjir dan semakin nyaman untuk ditempati.

27 Feb

Bergerak dan Berkolaborasi

Manusia adalah makhluk sosial, sudah sewajarnya mereka saling membantu dan mendukung satu sama lain. Tidak ada salahnya bantu membantu, apa lagi bantu membantu untuk sesuatu yang baik. Nah! Beberapa kantor pos di Regional 5 memilih berkolaborasi dengan beberapa pihak dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2017.

Kolaborasi yang pertama dilakukan KP Bandung dan Kantor Pusat adalah memungut sampah bersama dengan prabu junior dari SDN Soka sambil membersihkan sepanjang jalan dari Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Jl. Cilaki menuju Gedung Graha Pos Indonesia di Jl. Banda. KP Sukabumi juga berkolaborasi untuk menyerukan peduli lingkungan sambil membersihkan Alun-Alun Kota Sukabumi. Tidak mau ketinggalan, KP Kuningan berkolaborasi dengan Mr. Post untuk membersihkan Taman Pandapa.

Kolaborasi menjadikan kegiatan Pos Bergerak menjadi lebih seru. Selain itu, kolaborasi juga merupakan salah satu kunci untuk berinovasi.

26 Feb

Resik-Resik Kutho

“Resik-resik Kutho” adalah sebuah frasa dalam Bahasa Jawa yang artinya bersih-bersih kota. Setelah diadakannya Pos Indonesia Bergerak 2016, “Resik-resik Kutho” menjadi agenda wajib bagi kantor pos di Regional 6. Itulah semangat yang dibawa kembali di Pos Indonesia Bergerak 2017 untuk menjawab peran serta dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

Meskipun hujan di beberapa daerah, hal tersebut tidak mengendorkan semangat insan pos untuk membereskan sampah yang bereserakan di kota. Dengan berbekal alat kebersihan masing-masing, kantor pos di Regional 6 seperti KP Wonosobo, KP Cilacap, KP Magelang, KP Yogyakarta, KP Blora serta KP Purworejo juga semangat membersihkan kota mereka dari sampah.

Yuk, ciptakan lingkungan kota yang bebas sampah.

26 Feb

Wujudkan Sarana Umum yang Lebih Baik

Siapa bilang membersihkan lingkungan harus di tempat yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Sarana umum seperti tempat ibadah maupun stasiun kereta api juga harus dibersihkan dong. Insan pos di Regional 7 membuktikan, meskipun mereka merupakan pegawai Pos Indonesia namun mereka mau membantu mewujudkan sarana umum yang lebih baik dengan menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Dengan semangat, KP Jombang turut serta membersihkan lingkungan di sekitar stasiun kereta api, gereja dan juga klentheng di Jombang. Bahkan Polres Jombang juga turut membantu KP Jombang untuk membereskan sampah-sampah yang tidak mengindahkan sarana-sarana umum di atas. Tidak mau kalah dengan aksi bersih KP Jombang, kantor pos lain seperti KP Malang, KP Mojokerto, dan KP Nganjuk juga membersihkan stasiun kereta api di daerah masing-masing. Berbeda dengan kantor pos lainnya, KP Madiun memilih membersihkan jalanan besar di Madiun yang penuh dengan sampah.

Regional 7 telah membuktikan, menjaga kebersihan lingkungan adalah hal yang berat jika dilakukan sendirian, namun akan lebih mudah dilakukan jika bersama-sama.