25 Mar

Hemat Kertasmu, Selamatkan Lingkunganmu

Setiap hari ada saja kegiatan para manusia yang tidak lepas dari kertas. Fakta bahwa kertas menjadi salah satu benda yang paling sering digunakan dalam kehidupan manusia memang sudah tidak dapat disanggah lagi. Sifatnya yang multifungsi membuat kertas disukai masyarakat sebagai alat bantu pekerjaan sehari-hari.

Terbiasa dengan hal ini, akhirnya sampah kertas menjadi benda lumrah yang dapat kita temukan dimana saja dan kapan saja, bahkan dalam tempat sesempit dompet sekalipun. Sayangnya frekuensi penggunaan yang cenderung berlebihan tidak diimbangi dengan kesadaran bahwa hal tersebut turut membantu deforestasi atau laju pengurangan hutan.

Jika dihitung berdasarkan data dari WWF Indonesia, satu pohon mampu menghasilkan 15 rim kertas ukuran A4, dan 10 hingga 17 pohon dihabiskan untuk 7000 eksemplar surat kabar yang beredar setiap hari. Hal ini berarti ada jutaan pohon yang ditebang untuk memenuhi kebutuhan manusia akan kertas. Lalu, sekarang apa yang bisa kita lakukan dengan luas hutan Indonesia yang saat ini tersisa 120 juta hektar?

Tentunya kita sebagai pengguna kertas harus bergerak lebih cepat untuk menyelamatkan hutan nusantara yang akan semakin sedikit jumlahnya. Bagaimana caranya? berikut adalah beberapa tips menghemat kertas yang cukup efektif:

  1. Untuk arsip yang tidak terlalu penting, gunakan kertas bekas atau dua sisi kertas. Jangan buru-buru membuang sisa kertas di lemari atau meja kerja Anda, siapa tahu masih ada sisi kosong yang bisa digunakan untuk menulis.
  2. Untuk keperluan surat-menyurat, gunakan surat elektronik (email). Selain mengurangi penggunaan kertas, Anda juga tidak perlu membayar biaya pos, sehingga memudahkan dalam pengiriman jarak jauh seperti mengirim undangan dalam jumlah besar.
  3. Biasakan untuk menyimpan data Anda dalam bentuk digital. Apalagi di era teknologi seperti sekarang sudah banyak layanan yang tidak mewajibkan Anda mencetak data yang diperlukan, seperti e-ticket yang bisa diakses hanya dengan menunjukkan smartphone Anda pada petugas agar dapat diproses.
  4. Untuk penggemar fotografi, tidak perlu mencetak semua hasil jepretan Anda dan menyimpannya dalam album foto. Cetaklah foto terbaik dan simpan sisanya di komputer Anda.
  5. Meskipun saat ini kita hidup di era digital, koran tetap menjadi salah satu sumber berita yang diminati banyak orang. Jika Anda berlangganan koran di rumah atau kantor, kumpulkan koran tersebut untuk dijual ke tukang loak. Atau jika ingin menjajal kreatifitas bersama keluarga, Anda bisa menyulap koran-koran bekas menjadi karya seni seperti patung, celengan, dan lain-lain.

Beberapa kebiasaan di atas memang bukan hal yang frontal, tetapi jika konsisten diterapkan dalam keseharian masyarakat, bukan tidak mungkin jika hutan Indonesia dapat dilestarikan kembali, karena penggunaan kertas yang efisien.

Berbicara tentang penggunaan kertas, unit industri atau perkantoran masih menjadi pelaku terbesar, mengingat banyaknya arsip yang tersimpan mayoritas masih berbentuk cetak. Memaksimalkan efisiensi penggunaan kertas, Pos AdMail sebagai unit bisnis dari PT Pos Indonesia (Persero) hadir dengan e-Document Solution, sebuah layanan terintegrasi untuk percetakan dokumen dalam jumlah besar.

Dengan sistem Integrated and Wide Delivery Coverage yang menjangkau hampir seluruh pelosok Indonesia, memudahkan sektor korporat menyebar dan mengirim dokumen. Inovasi PT Pos Indonesia ini tentunya sangat efektif untuk menghemat penggunaan kertas di bidang industri. Ayo, jangan tunda waktu kita demi hutan Indonesia yang hijau lestari!