06 Apr

Keberagaman, Kunci Lahirnya Inovasi

Apakah yang menjadi syarat utama untuk dapat diterima di era modern saat ini? Ya, kecepatan. Semua yang serba cepat seakan menjadi primadona di setiap celah kehidupan manusia. Waktu sebanyak 24 jam sehari terasa tidak cukup untuk membendung ide-ide manusia saat ini, termasuk dari segi bisnis yang arusnya semakin cepat dari waktu ke waktu.

Dewasa ini, pergerakan bisnis yang sigap dan tidak membuang waktu memang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan bisnis itu sendiri. Akhirnya, kemampuan untuk tanggap dalam mengambil keputusan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam sebuah usaha.

Namun rupanya sifat ini cenderung menciptakan para pemikir dengan perspektif sama. Lahir dari latar belakang yang sama akan menciptakan pola pikir yang seragam, yang di satu sisi memang akan cepat membawa aksi karena mereka tidak butuh lama-lama berdebat untuk memutuskan sesuatu. Nyatanya, bagi sebagian orang keadaan ini bukanlah hal yang baik.

Mengapa?
Read More

04 Apr

Siapapun Bisa Berolahraga!

Semua orang pasti menginginkan tubuh dan jiwa yang sehat. Tidak ada kan? orang yang dengan senang hati ingin terserang penyakit. Banyak hal akan menghambat aktivitas bila manusia jatuh sakit. Bisa tambah runyam kalau sudah sakit parah. Biaya pengobatan tidak murah lho! Memang sih saat ini sudah ada BPJS, tapi tetap saja, sakit itu tidak ada enaknya.

Ada beberapa cara untuk menuju hidup sehat seperti dengan menjaga pola makan, jam tidur yang teratur dan tentu berolahraga. Masalahnya, untuk bagian olahraga, tak banyak orang suka melakukannya. Alasannya beragam, ada yang bilang malas, tidak cukup waktu atau tidak mau melakukannya karena olahraga itu mahal.

Mahal? Tidak sepenuhnya salah sih, tapi masih banyak kok olahraga yang murah meriah. Penasaran olahraga sepeti apa yang murah meriah? Yuk simak sama-sama:
Read More

31 Mar

Pentingnya Berkolaborasi Untuk Wujudkan Inovasi

Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial. Saling membantu dan bekerja sama adalah hal yang lumrah dilakukan oleh manusia. Justru, ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan sendirian, namun bila dikerjakan sama-sama maka hal tersebut menjadi mungkin.

“If you want to go quickly, go alone. If you want to go far, go together.”

Mungkin kamu pernah mendengar pepatah tersebut. Jika diterjemahkan kurang lebih seperti ini: Bila kamu ingin cepat, pergilah sendiri, namun bila kamu ingin menuju tempat jauh, pergilah bersama-sama.

Artinya bila ingin sesuatu yang cepat ya lakukan saja sendiri, karena tidak ada yang menghambat. Akan tetapi dengan bersama-sama, banyak hal akan bisa diraih. Kemampuan satu dengan yang lain tentu berbeda, saling memberi dukungan dan nasehat itulah kebersamaan.

Lantas apa hubungan pepatah di atas dengan inovasi?
Read More

29 Mar

Olah Sampah dengan Konsep Zero Waste, Kebiasaan Mudah Berdampak Megah

Manusia memang makhluk yang gemar berinovasi. Berbagai ide diciptakan demi kenyamanan mereka dalam melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Jika dulu kita berpindah tempat dengan alat sederhana seperti sepeda, perahu, bahkan berjalan kaki, sekarang sudah ada mobil dan sepeda motor yang setia mengantar kita kemana saja. Ketika orang tua kita hanya mendengarkan radio di sela waktu senggangnya, kita bisa mendapat informasi sekaligus hiburan melalui media internet.

Begitu pula dengan sampah. Tanpa disadari, hasil dari sisa pembuangan ini juga ikut ‘berkembang’. Jika dulu sampah didominasi oleh bahan organik yang mudah didaur ulang, di masa modern yang mengandalkan sesuatu yang serba praktis ini sebagian besar sampah adalah bahan-bahan buatan seperti plastik dan styrofoam. Ditambah dengan minimnya pengetahuan masyarakat tentang sampah, praktis membuat seonggok sampah yang tidak pada tempatnya menjadi hal yang wajar. Tentu ini bukan hal yang patut dibanggakan, mengingat kebiasaan ini kerap mengundang bencana.

Bukan hal baru jika berbicara tentang fenomena masyakarat yang akhirnya menyadari pentingnya membuang sampah, salah satunya adalah dengan gaya hidup zero waste. Seperti yang kita tahu, zero waste adalah konsep hidup tanpa memproduksi sampah, atau setidaknya menghasilkan sampah sesedikit mungkin. Hal ini dipicu oleh kehidupan manusia di masa modern yang cenderung mengeksplorasi bumi hingga ribuan meter di bawah laut, sehingga menghasilkan bermacam bahan plastik seperti pipa pvc, baterai, asbes, kaca, hingga sampah kimia berbahaya. Jika pembuangannya tidak ditangani dengan baik, keberadaan benda-benda tersebut bisa mengancam kesehatan manusia. Selain dampak kasat mata berupa timbulnya banjir, zat-zat yang terkandung dalam sampah anorganik beresiko menularkan bermacam penyakit.
Read More

27 Mar

Cegah Longsor Sampah Lewat 5 Cara

Sumber foto: Pikiran Rakyat

Senin tanggal 21 Februari 12 tahun yang lalu mungkin menjadi hari yang menorehkan sejarah buruk bagi warga yang tinggal di Leuwigajah, Kota. Kala itu akibat guyuran hujan selama dua hari berturut-turut, gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Leuwigajah longsor dan menimbun perumahan penduduk.

Tragedi ini tidak hanya menggegerkaan masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Peristiwa ini seakan menyadarkan bahwa pengelolaan sampah itu penting. Untuk mengenang peristiwa itu, maka setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Mungkin salah satu penyebab longsornya sampah di Leuwigajah adalah hujan lebat, akan tetapi benarkah demikian? Mari tilik kembali. Dari semua jenis sampah, sampah plastiklah yang amat berbahaya bagi lingkungan. Plastik paling sulit terurai dalam tanah, bisa bertahun-tahun.

Menimbun sampah plastik di TPAS mungkin dianggap sebagai solusi. Namun, semakin hari TPAS akan kekurangan tempat menampung semua jenis sampah yang ada. Lama-lama tragedi 21 Februari 2015 bisa terulang kembali.

Sudah saatnya masyarakat lebih peduli lagi dengan lingkungan sekitarnya. Penggunaan plastik nampaknya tak terhindarkan lagi. Namun bukan berarti tak bisa dikurangi. Yuk, simak 5 tips untuk mengurangi penggunaan sampah plastik berikut ini:
Read More

25 Mar

Hemat Kertasmu, Selamatkan Lingkunganmu

Setiap hari ada saja kegiatan para manusia yang tidak lepas dari kertas. Fakta bahwa kertas menjadi salah satu benda yang paling sering digunakan dalam kehidupan manusia memang sudah tidak dapat disanggah lagi. Sifatnya yang multifungsi membuat kertas disukai masyarakat sebagai alat bantu pekerjaan sehari-hari.

Terbiasa dengan hal ini, akhirnya sampah kertas menjadi benda lumrah yang dapat kita temukan dimana saja dan kapan saja, bahkan dalam tempat sesempit dompet sekalipun. Sayangnya frekuensi penggunaan yang cenderung berlebihan tidak diimbangi dengan kesadaran bahwa hal tersebut turut membantu deforestasi atau laju pengurangan hutan.

Jika dihitung berdasarkan data dari WWF Indonesia, satu pohon mampu menghasilkan 15 rim kertas ukuran A4, dan 10 hingga 17 pohon dihabiskan untuk 7000 eksemplar surat kabar yang beredar setiap hari. Hal ini berarti ada jutaan pohon yang ditebang untuk memenuhi kebutuhan manusia akan kertas. Lalu, sekarang apa yang bisa kita lakukan dengan luas hutan Indonesia yang saat ini tersisa 120 juta hektar?

Tentunya kita sebagai pengguna kertas harus bergerak lebih cepat untuk menyelamatkan hutan nusantara yang akan semakin sedikit jumlahnya. Bagaimana caranya? berikut adalah beberapa tips menghemat kertas yang cukup efektif:
Read More

21 Mar

Bijak dan Mudah Menghemat Air

Besok kita akan memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret setiap tahunnya. Hal ini wajar, karena air adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Dari urusan sederhana seperti memasak dan mencuci, sampai aktivitas rumit seperti transportasi.

Meskipun sekitar sepertiga bagian dari bumi ini mengandung air, tetapi tahukah anda bahwa jumlah air yang bisa dikonsumsi makhluk hidup hanya kurang dari 1 persen? ditambah dengan meningkatnya jumlah penduduk dan industri dunia, tak heran jika krisis air menempati posisi teratas sebagai tantangan global untuk satu dekade ke depan.

Di Indonesia, manajemen pemakaian air yang kurang baik juga menjadi faktor penyebab semakin menipisnya jumlah sumber daya alam terbatas ini. Tentunya kita sebagai generasi sadar lingkungan ingin air tetap mengalir lancar dan membantu kegiatan sehari-hari. Salah satu cara yang bisa diterapkan oleh semua orang adalah hemat air. Dikutip dari situs National Geographic Indonesia, berikut adalah 5 cara mudah dan bijak menghemat air di rumah:
Read More

19 Mar

Cerdas Memilih Barang Elektronik Agar Hemat Listrik

Dewasa ini, masyarakat semakin akrab dengan teknologi. Setiap hari, segala bentuk kegiatan hampir pasti berhubungan dengan barang-barang elektronik. Entah ketika bekerja, mengerjakan tugas, mengisi waktu luang dengan menonton TV atau bahkan sekarang memasak juga ada yang memakai tenaga listrik.

Tanpa sadar, efeknya terasa setelah diakumulasi pada akhir bulan. Tagihan listrik membengkak saking seringnya menyalakan listrik. Walaupun begitu, sebenarnya kamu masih bisa menghemat daya dengan menggunakan barang-barang elektronik yang hemat listrik.

Lalu, barang eletronik seperti apa yang mampu menurunkan tagihan listrikmu? Yuk, simak sama-sama lebih cerdas memilih barang-barang elektronik agar hemat listrik dengan 4 tips berikut ini:
Read More